Dilansir Animal Diversity Web, Syntomeida epilais atau ngengat tawon polka-dot merupakan serangga yang hidup di wilayah tropis. Ukurannya terbilang kecil dengan bentang sayap sekitar 4-5 centimeter. Namun, ia punya sayap dan tubuh berwarna hitam yang dihiasi tutul putih. Perpaduan warna tersebut sangat menarik, bahkan serangga ini bisa diharga hingga $1,500 atau sekitar Rp25 jutaan.
Ngengat tawon polka-dot bukan termasuk hewan yang terancam punah atau dilindungi. Menariknya, ia jarang dipelihara dan sulit ditemukan di penangkaran. Kedua hal tersebut akhirnya berkontribusi atas harganya yang fantastis. Individu dewasanya memang punya harga tinggi, tetapi larva atau ulatnya merupakan hama merugikan yang bisa merusak tanaman.
5. Ngengat kepala maut (Rp20 jutaan)
Ngengat yang berasal dari genus Acherontia ini memang nampak biasa saja dengan tubuh berwarna cokelat. Namun, ia cukup populer sebagai peliharaan dan kerap diperdagangkan. Laman BicBugs menerangkan kalau harga normalnya berkisar antara $60-$96 dollar atau sekitar Rp1 juta-Rp1,6 jutaan. Namun, harga tertingginya bisa menembus angka $1,200 atau Rp20 jutaan.
Penyebaran ngengat kepala maut juga terhitung luas, yaitu mencakup wilayah Timur Tengah hingga Asia Tenggara. Di beberapa kebudayaan, ngengat kepala maut dianggap sebagai simbol kematian karena warna gelapnya dan perawakannya yang menyeramkan. Padahal, serangga ini sama sekali tidak berbahaya. Selain itu, ia bisa mengeluarkan bau yang serupa dengan lebah.