Transaksi digital ini diharapkan menjadi basis penilaian kredit (credit scoring) sehingga UMKM yang sebelumnya belum bankable dapat memperoleh akses pembiayaan.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat menjadi 93,61% pada 2026, sementara indeks literasi keuangan mencapai 69,57%.
Hingga Juni 2026, realisasi kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.519,1 triliun, tumbuh 1,05% secara tahunan (yoy).