Beranda Umum Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

0
Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

   Saat ini, luas lahan budi daya pandan di Hainan telah mencapai sekitar 2.000 hektare. Nanqiao di Kota Wanning sendiri memiliki sekitar 300 hektare lahan pandan, menjadikannya sebagai basis budi daya pandan terbesar yang terkonsentrasi di pulau tersebut.

   Dalam beberapa tahun terakhir, teh lemon pandan dan kopi pandan kian populer di pasaran, sementara produk mi pandan, kue, deterjen, aromaterapi, hingga tanaman hias yang berbahan dasar atau berkaitan dengan pandan terus bermunculan. Bahkan, muncul ungkapan "segala sesuatu bisa dipadukan dengan pandan" di kalangan industri.

Foto menunjukkan bibit tanaman pandan yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Rempah dan Minuman di Akademi Ilmu Pertanian Tropis China (Chinese Academy of Tropical Agricultural Sciences/CATAS) pada 31 Juli 2026. (Xinhua/Guo Liangchuan)

   Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah semakin eratnya pertukaran di bidang pertanian antara Hainan dan Indonesia. Pada April tahun ini, delegasi dari Universitas Hainan mengunjungi Indonesia untuk mendorong kerja sama secara aktif melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here