Tak hanya Polri, anggota DPR RI juga menyoroti tajam keterlibatan "Taksi Hijau" tersebut. Anggota Komisi V DPR, Syafiuddin Asmoro, mendesak pemerintah melakukan audit teknis menyeluruh terhadap armada Green SM.
"Jika ditemukan pelanggaran serius, perlu ada tindakan tegas, termasuk penghentian operasional sementara hingga pencabutan izin," tegas Syafiuddin di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah dan DPR kini terus mendesak Kementerian Perhubungan untuk melakukan investigasi terbuka, mengingat tragedi ini menjadi peringatan keras bagi keselamatan transportasi umum berbasis listrik di Indonesia.