Indonesia, negara dengan populasi terbesar keempat di dunia yang berpenduduk lebih dari 280 juta jiwa, memiliki pasar konsumen yang besar dan terus berkembang. Secara strategis, Indonesia terletak di jantung ASEAN dan menjadi pintu gerbang menuju pasar regional yang berpenduduk lebih dari 700 juta jiwa, kata Pelaksana Tugas (Plt.) Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou Andalusia Tribuana Tungga Dewi.
Dia menambahkan bahwa basis manufaktur maju dan keahlian teknologi Guangdong sangat selaras dengan ambisi Indonesia untuk meningkatkan kapasitas industri, mempercepat transisi energi, serta memperkuat sektor industri hilir.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone ini menunjukkan eksterior PT Indonesia BTR New Energy Material (PT BTR) di Kawasan Industri Kendal (Kendal Industrial Park), Provinsi Jawa Tengah, pada 7 Agustus 2024. (Xinhua/Xu Qin)
Wu Lei, wakil manajer umum PT Indonesia BTR New Energy Material, telah bekerja di Indonesia selama hampir tiga dekade. Pada 2023, BTR yang berbasis di Guangdong berekspansi ke Indonesia dan mulai membangun dua pabrik di dua kawasan industri di Indonesia. Tahap pertama proyek tersebut senilai 478 juta dolar AS dengan kapasitas produksi 80.000 ton bahan anoda per tahun diselesaikan hanya dalam waktu 10 bulan. Setelah tahap kedua selesai, total investasinya akan mencapai 777 juta dolar AS dengan kapasitas produksi 160.000 ton per tahun.