Beranda Internasional Indonesia Dan Importir AS Bahas Perluasan Ekspor Kakap Merah

Indonesia Dan Importir AS Bahas Perluasan Ekspor Kakap Merah

Kedutaan Besar RI di Amerika Serikat (AS) melalui Atase Perdagangan (Atdag) Washington D.C. bertemu importir produk makanan laut Charoen Pokphand Foods (CPF) di Columbia, Maryland, AS

0
Istimewa

Selain itu, permintaan kakap merah di pasar AS terus meningkat, terutama untuk bisnis restoran. Kakap merah juga memiliki kekhasan dari segi rasa yang lembut dan manis, serta mampu menyerap bumbu dengan baik.

Ranitya mengatakan pertemuan dengan importir juga membahas peluang produk makanan laut lainya, seperti tuna, kerapu, nila, dan cumi-cumi dari Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Indonesia di AS sepakat untuk menghubungkan CPF dengan peserta dari Indonesia saat ajang Seafood Expo North America (SENA) pada 16-18 Maret 2025 mendatang di Boston, Massachusetts.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pendampingan selama pelaksanaan SENA 2025. Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk terhubung dengan calon pemasok Indonesia," kata Ranitya.

AS merupakan importir produk perikanan terbesar dunia, dengan nilai mencapai 21 miliar dolar AS atau mencakup 15 persen dari total impor dunia pada 2024.

Produk impor utama AS untuk sektor ini di antaranya udang, salmon, tuna, dan ikan berdaging putih (whitefish).

Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-7 sebagai negara asal impor bagi AS dengan pangsa sebesar 5,5 persen atau senilai 1,15 miliar.

Negara utama asal impor produk perikanan AS di antaranya Cile dengan pangsa 16,2 persen, Kanada 15 persen, India 9,5 persen, Ekuador 6,7 persen, serta Norwegia 6,6 persen.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here