Beranda Internasional Kanada Bidik Perluasan Kerja Sama Agrifood Dengan Indonesia

Kanada Bidik Perluasan Kerja Sama Agrifood Dengan Indonesia

Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton menuturkan bahwa Ottawa membidik perluasan kerja sama sektor agrifood dengan Jakarta seiring penandatanganan kerja sama ekonomi komprehensif Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA).

0
istimewa

Setelah sepenuhnya berlaku, lebih dari 95% persen ekspor Kanada ke Indonesia akan memperoleh perlakuan tarif preferensial, menjadikan produk Kanada semakin kompetitif, serta mewujudkan perdagangan yang berjalan dua arah.

“Sekarang tugas kita semua untuk memaksimalkan manfaat dari hubungan tersebut. Dan saya yakin kita akan mewujudkannya bersama Anda semua dalam bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang,” ucap Dutton.

Hadir pada acara yang sama, Asia Regional Director, Asia Pacific Foundation of Canada (APF Canada), Barrett Bingley, menyampaikan bahwa sektor agrifood merupakan bidang di mana Kanada dan Indonesia sudah memiliki rekam jejak kerja sama yang sukses, sekaligus memiliki potensi besar, terutama dalam kerangka ICA-CEPA.

“Terdapat banyak bidang berbeda untuk membangun kemitraan yang lebih mendalam, baik dalam aspek pembangunan maupun komersial, guna membantu Indonesia mencapai target nasionalnya,” ucapnya.

Terkait kemitraan ICA-CEPA, dirinya menambahkan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah Kanada, paket ekonomi dan teknis senilai 25 juta dolar AS (Rp417 miliar) dengan pendanaan yang dialokasikan selama lima tahun akan digunakan untuk mendukung penguatan Usaha Kecil dan Mikro (UKM) Indonesia.

Adapun penandatanganan ICA-CEPA disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Ottawa pada 24 September lalu. Kedua negara menargetkan agar perjanjian tersebut dapat diratifikasi pada 2026.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here