Nick Bangkit dari Keterpurukan
Nick belajar cuek dari semua perundungan yang ia alami dan mulai fokus untuk belajar. Meski fisiknya tidak sempurna, Nick mempunyai kecerdasan yang tinggi dari sisi akademis.Di usia 17 tahun, sang ibu sempat menunjukkan sebuah artikel tentang seorang pria dengan kondisi fisik yang lebih parah dari Nick. Pria tersebut tidak menyerah dalam hidup dan menginspirasi orang- orang untuk terus berjuang.
Artikel ini kemudian menginspirasi Nick untuk bangkit. Ia membentuk komunitas doa untuk memotivasi orang- orang di sekitarnya. Disini Nick mulai berbicara di kelompok gereja. Nick juga berjanji untuk meraih pendidikan setinggi- tingginya. Dengan kekurangan fisik yang menurutnya cukup menantang, Nick berhasil lulus SMA dengan nilai yang baik. Nick selanjutnya kuliah di Griffith University dengan mengambil dua jurusan sekaligus, yaitu akuntansi dan perencanaan keuangan. Nick kemudian lulus kuliah di usia 21 tahun.
Terus Mengasah Skill Public Speaking
Selain pintar dari sisi akademis, Nick juga mempunyai kemampuan public speaking yang sangat baik. Skill public speaking yang baik ini pertama disadari oleh seorang office boy di sekolahnya saat ia berusia 17 tahun. OB tersebut berkata pada Nick bahwa kelak ia akan menjadi tokoh pembicara yang hebat. Siapa sangka, kata- kata dari sang OB tersebut membakar semangat Nick dan ia merasa menemukan tujuan hidupnya. Sejak itu, ia ingin menjadi pembicara yang memberi semangat dan motivasi pada orang lain.