Beranda Hukum dan Kriminal Massa Bakar 7 Kantor Pemerintahan di Puncak Papua, Diduga Protes Dana Desa

Massa Bakar 7 Kantor Pemerintahan di Puncak Papua, Diduga Protes Dana Desa

Insiden ini diduga dipicu oleh kekecewaan warga terkait penyaluran Dana Desa Tahap I tahun 2026.

0
Perkantoran milik Pemkab Puncak, Papua Tengah di bakar massa saat kerusuhan di Ilaga, Selasa, 11 Agustus 2026 malam. (Beritasatu.com/Chrystho Phyl)

CARAPANDANG - Aksi pembakaran massal terjadi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Selasa (11/8/2026) malam. Sebanyak tujuh kantor pemerintahan dilaporkan dibakar, termasuk Kantor Bupati dan Gedung DPRD setempat.

Insiden ini diduga dipicu oleh kekecewaan warga terkait penyaluran Dana Desa Tahap I tahun 2026.

Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F. Ximenes, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kepolisian masih mendalami penyebab pasti aksi anarkis ini.

Kejadian ini berawal dari massa yang mendatangi Bank Papua untuk menerima penyaluran dana desa. Namun, hingga sore hari dana yang ditunggu belum juga turun.

Sekitar pukul 17.40 WIT, massa bergerak menuju Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).

Bupati Puncak, Elvis Tabuni, sempat mendatangi lokasi untuk berdialog dan menenangkan massa, namun upaya tersebut gagal.

Massa yang tidak puas kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK pada pukul 18.45 WIT.

Aksi ini kemudian meluas dan membakar gedung-gedung pemerintahan lainnya.

Selain Kantor Bupati dan DPRD, kantor-kantor yang menjadi sasaran pembakaran adalah:

1. Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK)

2. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)

3. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

4. Kantor Dinas Sosial

5. Kantor Keuangan.

Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut hangus terbakar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here