"Masyarakat internasional harus mengambil tindakan cepat dan tegas untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dan memastikan perlindungan mereka," tegas Baqaei.
Ramalan "Gaza Jilid 3" PBB
Sebelumnya Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kembali menyalakan alarm baru terkait eskalasi di Timur Tengah. Hal ini disampaikan Asisten Sekretaris Jenderal untuk Timur Tengah, Asia, dan Pasifik, Khaled Khiari, pekan lalu.
Dalam pemaparannya, Khiari menitikberatkan pada eskalasi Israel dengan milisi penguasa Yaman, Houthi. Ia menyebut eskalasi antara Israel dan milisi pendukung Hamas itu dapat membahayakan stabilitas regional, dengan dampak politik, keamanan, ekonomi, dan kemanusiaan yang merugikan.
"Kita harus melakukan yang terbaik untuk membalikkan arah negatif ini dan mendukung upaya komprehensif untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah," katanya sebagaimana dilansir situs resmi PBB.
"Kita harus menjaga jalan menuju perdamaian dan stabilitas berkelanjutan yang menguntungkan semua orang di kawasan ini," tambahnya.
Ini menyusul peningkatan serangan Houthi yang menargetkan Israel serta kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden selama setahun. Sejak 13 Desember, Houthi telah mengklaim setidaknya 11 serangan yang menargetkan Israel, menggunakan rudal balistik dan Kendaraan Udara Nirawak (UAV).