Dampak bencana juga meluas ke wilayah Tibet yang berdekatan. Ratusan orang di kawasan tersebut dilaporkan hilang, sehingga total korban yang belum ditemukan di wilayah terdampak mencapai hampir 1.500 orang.
Bencana tersebut diduga dipicu runtuhnya sebagian gletser di kawasan Himalaya yang mengirimkan gelombang air besar ke sistem sungai di sepanjang perbatasan Nepal-China. Derasnya aliran bahkan menghasilkan getaran yang sempat disangka sebagai gempa bumi.
Terjangan air dan material juga merusak jalan, jembatan, fasilitas listrik, serta sejumlah infrastruktur penting lainnya.
Paus Leo XIV Kirim Doa untuk Korban Banjir Bandang Nepal
Paus menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan kepada para korban yang meninggal dunia dalam bencana tersebut mendapatkan belas kasih dari Tuhan Yang Maha Kuasa.