Beranda Internasional PBB: Hambatan Fisik Ganggu Penyaluran Bantuan di Tepi Barat

PBB: Hambatan Fisik Ganggu Penyaluran Bantuan di Tepi Barat

Para pemukim Yahudi yang membawa senapan mengikuti ritual pendirian kembali permukiman Ganim di Tepi Barat pada 13 Agustus 2026. (Carapandang/Xinhua/Chen Junqing)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, PBB -- Mitra-mitra kemanusiaan memperingatkan bahwa penyaluran bantuan di Tepi Barat terhambat dan dibatasi oleh jaringan dengan lebih dari 900 hambatan fisik, demikian disampaikan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Jumat (14/8).

   Hambatan tersebut, termasuk pos pemeriksaan, gerbang, blokade jalan, dan pembatasan lainnya, menghambat akses kemanusiaan dan menyebabkan warga yang membutuhkan tidak mendapatkan layanan yang memadai, kata OCHA.

   Mitra-mitra kemanusiaan tidak dapat menyalurkan pasokan penting selama empat hari beruntun kepada tiga keluarga Palestina di sebuah desa di Tepi Barat yang terdampak oleh blokade pemukim Israel, kata kantor itu.

   "Hari ini (Jumat), petugas bantuan dan pemerintah daerah kesulitan untuk menjangkau tiga keluarga Palestina di Desa Qusra, Kegubernuran Nablus. Keluarga-keluarga ini telah terjebak di sana sejak Selasa (11/8), menyusul pendirian pos terdepan permukiman di sebelah rumah mereka dan pengetatan pembatasan akses di wilayah tersebut," kata OCHA.

   Bersama dengan pekerja pemerintah daerah, para mitra telah berupaya menyalurkan makanan, air, susu formula bayi, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan kepada mereka yang terjebak di dalam. Namun, upaya-upaya itu belum berhasil, kata OCHA lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here