Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” ujarnya.
Menurut Arry, Pemprov Sumbar akan terus memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah, sehingga potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan Sumbar memiliki potensi panas bumi yang tersebar di sejumlah wilayah. Data Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di Sumbar.
Salah satu peluang pengembangan yang kini memasuki tahapan lebih lanjut adalah wilayah panas bumi Cubadak Panti di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.
“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelas Helmi.