CARAPANDANG - Kementerian Agama menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK). Pembukaan Orientasi digelar di Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan diikuti secara daring oleh 29.012 PPPK dari seluruh provinsi di Indonesia.
Membuka orientasi, Menag Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja. PPPK juga mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Karenanya, PPPK harus dapat memberikan peran terhadap peningkatan kinerja di Kementerian Agama.
"PPPK harus dapat membangun komunikasi serta dapat bekerjasama membangun tim kerja yang efektif dan efisien," pesan Menag di Surabaya, Rabu (13/9/2023).
Menurut Menag, orientasi merupakan langkah percepatan penyesuaian diri bagi PPPK. Ini diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi PPPK.
"Kita adalah pelayan masyarakat dan negara. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang meneguhkan komitmen pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat," pesan Menag Yaqut.
Sebagai PPPK Kemenag, Gus Men minta jajarannya selalu menjaga etika, moral, dan profesional. Setiap ucapan dan tindakan keluarga besar Kemenag, membawa nama agama. Ini berkonsekuensi bukan hanya terhadap marwah Kementerian Agama saja, tapi juga marwah agama. Karenanya, nilai-nilai Moderasi Beragama harus terus disosialisasikan dan diterapkan.