SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah. Pengawasan langsung dilaksanakan di setiap Dapur MBG dengan ketat.
"BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah. Bahkan, untuk mendukung keberlanjutan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang," kata Hasan.
Momentum dimulainya program MBG juga bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Seiring berjalan waktu, jumlah Dapur MBG tentu akan terus bertambah.
"Pada tahap awal, 190 Dapur MBG mulai beroperasi pada Senin ini. Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap harinya," ucap Hasan.
Program MBG mendapat alokasi anggaran Rp71 triliun dari APBN 2025. Ini merupakan program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Program ini dirancang untuk memberikan asupan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Selain itu juga menyasar para peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.
Sementara itu, sejumlah sekolah dasar di DMI Jakarta siap menjalankan program MBG. Salah satunya di SDN 11 Slipi, Jakarta Barat.
Para siswa-siswi terpantau antusias mengikuti kegiatan ini, sedangkan para guru terlihat sibuk mempersiapkan MBG, Direncanakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan mengunjungi sekolah ini.