Aturan untuk nomor berbasis skenario lebih longgar karena memperbolehkan baik operasi otomatis maupun kendali jarak jauh.
Namun, nilai untuk robot yang dikendalikan dari jarak jauh dipotong menjadi setengah. Karena itu, peserta yang menggunakan robot sepenuhnya otonom memiliki keunggulan yang jelas.
Menurut situs World Humanoid Robot Games, robot peserta diharapkan "menunjukkan keseimbangan sempurna antara kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas" dalam nomor olahraga, sedangkan nomor berbasis skenario akan menguji "fungsi dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan dunia nyata".
Penyelenggara kompetisi itu merupakan kompetisi robot humanoid multidimensi pertama di dunia yang mencakup "olahraga, seni dan aplikasi", dengan prinsip kompetisi yang adil, inovasi terbuka, keselamatan yang terkendali, dan sinergi industri.
Setidaknya ada 27 kampus dari China yang juga ikut berkompetisi dalam pertandingan ini yaitu Tsinghua University, Peking University, Shanghai Jiao Tong University, Zhejiang University, Beijing Information Science & Technology University (yang dilaporkan mengirimkan tim terbanyak dengan 49 tim di 119 kategori).
Selanjutnya China Agricultural University, Beijing Institute of Technology, Beihang University, China University of Geosciences (Beijing), North China Electric Power University, Fudan University, Shandong University, Huazhong University of Science and Technology, Hebei University of Technology, dan Beijing University of Posts and Telecommunications.