Dalam beberapa tahun terakhir, Nawar terus mengikuti perkembangan Tiongkok di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi, arsitektur dan teknik, serta memasukkan contoh-contoh terkait ke dalam pengajarannya di kelas.
"Jika saya tidak melihat sendiri pencapaian pembangunan Tiongkok, keindahan alamnya, serta kekayaan warisan sejarah dan budayanya, saya tidak akan dapat membawa pengalaman-pengalaman tersebut ke dalam pengajaran saya dan berbagi dengan para mahasiswa Mesir mengenai nilai seni tradisional Tiongkok dan praktik-praktik inovatif dalam seni kontemporer," tuturnya.
Menurut Nawar, pertukaran dan kerja sama yang tulus di antara para seniman merupakan kekuatan penting untuk semakin mendekatkan masyarakat Mesir dan Tiongkok serta semakin memperdalam pertukaran budaya antara kedua negara.