Visi untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia juga tercermin dalam upaya Xi untuk tata kelola iklim global. Xi berulang kali menyerukan solidaritas global untuk menghadapi tantangan mendesak ini, dengan menekankan bahwa perlindungan ekologi berkaitan dengan kesejahteraan dan masa depan semua negara.
Mantan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon mengatakan bahwa China memainkan "peran yang menentukan" dalam proses negosiasi Perjanjian Paris pada Desember 2015, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi China dalam mempercepat proses ratifikasi perjanjian tersebut.
"Jika bukan karena inisiatif Presiden Xi Jinping, mungkin kita tidak akan memiliki Perjanjian Paris tentang perubahan iklim sampai sekarang," kata Ban.
Pada 2025, bertepatan dengan peringatan 10 tahun Perjanjian Paris, Xi mengumumkan Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contributions/NDC) China untuk 2035 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim PBB, langkah yang semakin menunjukkan komitmen dan tekad China untuk memajukan pembangunan hijau global.
"Target-target ini mewakili upaya terbaik China berdasarkan persyaratan Perjanjian Paris," kata Xi dalam pernyataan videonya kepada KTT PBB tersebut.