Zulhas memastikan Kopdes Merah Putih tidak dirancang sebagai toko serba ada atau supermarket, melainkan sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat desa untuk mendistribusikan berbagai program secara tepat sasaran.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79
Kementerian Pertahanan (Kemhan) memutuskan untuk memperpendek waktu pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menjadi dua pekan saja
Dalam pembangunan ekonomi nasional, koperasi memiliki posisi sangat strategis. Namun, sangat disayangkan hingga saat ini keberhasilan koperasi masih belum merata.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Djoko Julianto dalam jumpa pers di Mako Dit Reskrimsus Polda Jateng, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (21/5/2026), mengungkapkan bahwa praktik penghimpunan dana masyarakat tersebut telah berlangsung sejak tahun 2018 hingga 2025.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu tiga bulan sebagai upaya nyata untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan secara masif
Presiden menegaskan bahwa program ini dirancang tidak sekadar koperasi administratif, melainkan berbasis aset fisik yang dapat langsung menggerakkan ekonomi di tingkat desa.
Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, maka hadir kekuatan ekonomi baru. Dimulai dengan menjual barang-barang sederhana, koperasi desa diyakini akan bisa terus berkembang.