Konsumsi minuman berbasis sitrus dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urine. Sitrat bekerja dengan cara menghambat pembentukan dan pertumbuhan kristal yang dapat berkembang menjadi batu ginjal. Pastikan untuk memilih jus jeruk tanpa tambahan gula berlebih. Asupan gula yang tinggi justru dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit ginjal dalam jangka panjang.
5. Susu rendah lemak
Susu dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan ginjal jika dikonsumsi sesuai kebutuhan individu.
Susu mengandung protein, kalsium, kalium, dan berbagai mikronutrien penting. Pada orang dengan fungsi ginjal normal, nutrisi tersebut dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat yang mencakup produk susu rendah lemak berkaitan dengan tekanan darah yang lebih baik. Ini penting karena hipertensi merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronis.
Namun, bagi pasien penyakit ginjal kronis stadium lanjut, kebutuhan kalium dan fosfor dapat berbeda. Karena itu, pemilihan susu sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi.
6. Air dengan irisan lemon
Menambahkan irisan lemon ke dalam air dapat meningkatkan asupan sitrat, meskipun jumlahnya biasanya tidak sebesar perasan lemon murni. Bagi orang yang rentan mengalami batu ginjal, sitrat dapat membantu mengurangi pembentukan kristal kalsium.