Kemudian gubernur juga meminta organisasi perangkat daerah menyiapkan aplikasi melalui ponsel yang bisa menjadi panduan bagi semua orang yang masuk ke Sumbar. Dengan cara tersebut, pemudik akan dimudahkan.
“Kemana arah lokasi wisata, petunjuk restoran, hotel. Jalur mana yang macet. Aplikasi ini hendaknya juga bisa menerima pengaduan atau laporan jika ada gangguan yang dihadapi pemudik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedy Diantolani mengungkapkan, ujicoba arus lalu lintas satu jalur dari Padang ke Bukittinggi dilaksanakan selama 4 jam pada 8 April mendatang. Tepatnya pada pukul 12.00 sampai 16.00 WIB.
“Pada jam tersebut, pengguna kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang dialihkan untuk melewati jalan Malalak, sedangkan dari arah Padang tetap pada jalur yang biasa. Pada pelaksanaan saat libur lebaran mendatang jam pemberlakuan satu jalur ditambah menjadi 6 jam,” sebutnya.
Dedi menambahkan, Dinas Perhubungan telah memetakan terdapat 26 jalur rawan macet saat libur lebaran mendatang. Di antaranya di Padang Pariaman, Padangpanjang, Tanah Datar, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Kabupaten Solok.
Rata-rata jalur yang macet merupakan jalan menuju lokasi wisata, restoran, dan perdagangan. Sebagai antisipasinya disiagakan personel di jalur tersebut melalui pos bersama dengan jajaran kepolisian dan pihak terkait. (adpsb)
