Beranda Umum Ombudsman Periode 2021-2026 Paling Bermasalah, Jimly: Memang Tidak Kompak

Ombudsman Periode 2021-2026 Paling Bermasalah, Jimly: Memang Tidak Kompak

Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan terhadap pihak internal, ditemukan adanya anggota Ombudsman yang bekerja secara dominan dan menggunakan nama lembaga untuk kepentingan pribadi.

0
Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie

CARAPANDANG - Majelis Etik Ombudsman RI menilai kepemimpinan Ombudsman periode 2021-2026 sebagai periode paling bermasalah dalam sejarah lembaga tersebut. Penilaian ini disampaikan menyusul maraknya kasus hukum dan dugaan pelanggaran etik yang menjerat sejumlah mantan komisioner.

Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan terhadap pihak internal, ditemukan adanya anggota Ombudsman yang bekerja secara dominan dan menggunakan nama lembaga untuk kepentingan pribadi.

"Dan memang setelah kami cek, memang tidak kompak. Ada ketua, ada wakil ketua, tapi ada anggota yang dominan sekali. Kerjanya sangat dominan, dan banyak sekali menentukan, kadang-kadang bekerjanya pribadi atas nama ORI (Ombudsman RI)," ujar Jimly dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026).

Selain itu, Jimly juga menyebut anggota tersebut kerap bertindak tidak etis dalam rapat, seperti berteriak-teriak sehingga membuat suasana tidak nyaman.

Jimly tidak menyebut secara spesifik sosok anggota yang dimaksud. Namun, periode 2021-2026 mencatat dua komisioner Ombudsman yang kini berstatus tersangka kasus korupsi :

1. Hery Susanto – mantan Ketua Ombudsman periode 2021-2026 yang kini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel periode 2013-2025. Ia diduga menerima suap sebesar Rp1,5 miliar dari PT Toshida Indonesia (TSHI) terkait penerbitan laporan hasil pemeriksaan yang menguntungkan perusahaan tersebut .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here