Ia juga menggagas program lintas agama "1000 Abrahamic Circles" yang bertujuan membangun dialog dan saling pengertian antara pemimpin agama Islam, Kristen, dan Yahudi dari berbagai negara.
Dino telah menghasilkan lebih dari sepuluh buku yang membahas kepemimpinan, diplomasi, politik internasional, dan pembangunan bangsa. Buku yang paling dikenal adalah “Harus Bisa” yang menjadi salah satu buku kepemimpinan terlaris di Indonesia.
Prestasi Dino Patti Djalal
Atas pengabdiannya kepada negara, Dino menerima sejumlah penghargaan tinggi, termasuk Bintang Jasa Utama pada tahun 2010 dan Bintang Mahaputera Adipradana pada tahun 2014.
Ia juga memperoleh penghargaan Indonesia Marketeer of the Year 2012 atas kemampuannya membangun citra Indonesia di tingkat internasional.
Pada tahun 2011, Dino mencatat prestasi internasional dengan memperoleh pengakuan dari Guinness World Records atas penyelenggaraan pertunjukan angklung terbesar di dunia. Acara tersebut digelar di Washington Monument, Washington DC, Amerika Serikat, dan melibatkan ribuan peserta yang memainkan alat musik tradisional Indonesia, angklung, secara bersamaan.
Di era Covid-19, Dino pernah mengalami kondisi yang sangat serius ketika terinfeksi virus tersebut. Setelah sembuh, Dino bersama FPCI menyelenggarakan forum internasional bertajuk Rebuilding from the Covid-19 World.