Time blindness dalam tingkat parah dapat berakibat buruk terhadap hubungan sosial serta pekerjaan. "Jika Anda memiliki time blindness, kemungkinan Anda akan dianggap tidak dapat diandalkan karena melewatkan tenggat waktu atau terlambat bertemu teman," ucap Yasuhiro.
Dalam konteks profesional, hal-hal ini dapat menyebabkan evaluasi performa rendah, yang kemudian dapat mengakibatkan Anda kehilangan kepercayaan diri serta pekerjaan." Yashiro mengatakan, beberapa orang sebenarnya sadar memiliki time blindness, dan merasa malu ketika orang lain mengetahuinya.
Ketika ini terjadi, orang tersebut dapat menjadi sangat hancur, misalnya, mengatakan dan percaya bahwa seluruh identitasnya tidak berharga dan tidak pantas diterima dan dicintai.
Namun, Yashuro mengingatkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan perilaku, bukan identitas. "Ini adalah tentang hubungan antara waktu dan perilaku Anda, bukan tentang siapa Anda."
Manos mengatakan bahwa mengatur pengingat dapat membantu Anda mengatur waktu dan mengatasi time blindness. Cobalah tips yang dibagikan Cleveland Clinic ini:
1. Setel timer di ponsel atau perangkat lain untuk mengingatkan Anda bahwa sudah waktunya untuk melakukan aktivitas lain.
2. Perhatikan ketika Anda akan melakukan aktivitas yang cenderung mengambil fokus Anda. Cobalah untuk menghindari kegiatan-kegiatan tersebut ketika Anda tidak punya banyak waktu, misalnya sebelum tidur atau rapat.