Pada akhir 2026, DEFEND ID menargetkan total kontrak sebesar Rp132,05 triliun, pendapatan Rp35,47 triliun, peningkatan burn rate hingga 26,86%, penguatan struktur keuangan, serta penguatan posisi DEFEND ID sebagai penggerak kemandirian industri pertahanan nasional. “Melalui inovasi produk dan layanan, peningkatan kualitas sistem, efisiensi biaya, dan kinerja keuangan yang berkelanjutan, kami optimistis dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan dan pemegang saham,” tutup Joga.
DEFEND ID Tancap Gas! Tetapkan Strategi Operasional 2026 Perkuat Daya Saing Industri Pertahanan
strategi ini disusun dengan mengacu pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)