Sepanjang hidupnya, Utsman bin Affan r.a. tidak hanya berperan sebagai sahabat yang setia mendampingi Rasulullah SAW dalam perjuangan dakwah, tetapi juga sebagai penopang umat dengan hartanya. Beliau hadir di hampir seluruh peristiwa penting, mulai dari Perang Uhud, Khandaq, Bai’at Ridwan, hingga Fathu Makkah.
CONTOH KEDERMAWANAN BELIAU ANTARA LAIN:
- Membeli sumur Raumah
Sebuah sumur milik seorang Yahudi dijual dengan harga 35.000 dirham. Utsman membelinya lalu mewakafkannya untuk umat Islam agar seluruh penduduk Madinah dapat mengambil air tanpa biaya. - Mendukung Perang Tabuk
Dalam persiapan Perang Tabuk, Utsman menyumbangkan 950 unta, 70 kuda, dan 1.000 dirham tunai. Jumlah ini setara dengan sepertiga biaya keseluruhan perang. - Menyumbang tanah
Beliau membeli lahan Fadak dan sebagian besar tanah Khaibar dari kaum Yahudi, kemudian menyerahkannya untuk kepentingan umat Islam.
Kedermawanan inilah yang membuat Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah membahayakan Utsman apa pun yang ia lakukan setelah hari ini.”
(HR. Tirmidzi, ketika Rasulullah melihat sumbangan besar Utsman dalam Perang Tabuk)
Jasa Besar dalam Pembukuan Al-Qur’an
Salah satu jasa terbesar Utsman r.a. adalah upayanya dalam menyatukan bacaan Al-Qur’an. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Abu Bakar ash-Shiddiq memerintahkan pengumpulan mushaf. Salinan itu disimpan oleh Hafshah binti Umar.